Posted in Bisnis, Uncategorized

Pengetahuan Bisnis

Level Keterlibatan Bisnis Internasional

Setelah memutuskan untuk melakukan go internasional suatu perusahaan harus memutuskan level keterlibatannya dalam Bisnis Internasional.

Ada beberapa level yang dijadikan pilihan perusahaan dalam keterlibatan bisnis internasionalnya yaitu: 

  1. Eksportir dan Importir

Eksportir adalah perusahaan yang mendistribusikan dan menjual produk- produk kepada satu atau lebih negara asing sedangkan importir membeli produk-produk di pasar luar negeri dengan tujuan dijual kembali di negaranya. Kedua jenis perusahaan ini merupakan level keterlibatan terendah dalam operasi internasional. 

  1. Perusahaan Internasional

Setelah perusahaan mendapat pengalaman dan berhasil sebagai eksportir dan importir, mereka dapat berpindah ke level keterlibatan berikutnya sebagai perusahaan internasional. Perusahaan ini menjalankan sebagian besar bisnisnya di negara-negara asing. Beberapa dari mereka juga menjalankan fasilitas manufaktur di luar negeri. Meskipun cukup berpengaruh pada ekonomi global, perusahaan internasional pada dasarnya tetap merupakan perusahaan domestik yang beroperasi secara internasional, sehingga perhatian utamanya adalah pasar domestik di negaranya sendiri. Contoh perusahaan ini adalah Wal-Mart, BMW dan Toys “R” Us. 

  1. Perusahaan Multinasional

Perusahaan Multinasional merupakan level keterlibatan tertinggi yang dapat dipilih perusahaan. Perusahaan multinasional merancang, memproduksi dan memasarkan produk-produk di banyak negara. Contoh perusahaan multinasional adallah IBM , Nestle , Ford , ExxonMobil.

Organisasi dalam Lingkup Perdagangan Dunia Internasional

Siapa yang tidak tahu mengenai organisasi, organisasi merupakan suatu wadah yang menaungi segala aktivitas di bidang tertentu. Di dalamnya terdapat beberapa anggota dan pengurus untuk mengatur jalannya kegiatan tersebut. Organisasi bukan hanya dimiliki oleh pendidikan atau politik, ekonomipun juga memiliki organisasi yang menaunginya.

Dalam ekonomi salah satu organisasinya adalah organisasi perdagangan internasional, dimana badan ini menjadi wadah bagi seluruh aktivitas perdagangan dunia.

Ada beberapa organisasi dalam lingkup perdagangan internasional, antara lain :

  1. WTO (World Trade Organization)

WTO merupakan badan atau organisasi perdagangan dunia yang mengawasi segala bentuk aktivitas perdagangan di dunia internasional. WTO didirikan pada tanggal 1 Januari 1995 sebagai ganti dari GATT. WTO merupakan salah satu subjek hukum dan status resmi bagi para anggotanya, dengan itulah mereka bisa melakukan perdagangan dengan skala internasional. Maksud dan tujuan didirikannya badan atau organisasi WTO adalah untuk menciptakan kesejahteraan bagi para anggotanya melalui perdagangan internasional yang lebih bebas. WTO memiliki beberapa fungsi, antara lain :

  • Menyetujui segala bentuk perputaran barang dan jasa baik dalam lingkup kerjasama multilateral dan plurilateral, serta bertugas untuk mengawasi pelaksanaan komitmen akses yang ada di pasar baik di bidang tarif dan non tarif.
  • Mengawasi segala praktek perdagangan internasional secara regional dan meninjau kebijaksanaan perdagangan negara atau anggotanya melalui prosedur notifikasi.
  • Sebagai forum tempat penyelesaian berbagai macam jenis sengketa dan menyediakan mekanisme konsiliasi dengan tujuan untuk mengatasi sengketa perdagangan yang timbul.
  • Menyediakan berbagai macam bantuan teknis yang dibutuhkan oleh para anggotanya, termasuk bagi negara yang sedang berkembang.
  • Mengurangi segala bentuk hambatan perdagangan dunia dengan melakukan program perundingan pertukaran profesi di bidang perdagangan secara terus-menerus.
  1. AFTA (ASEAN Free Trade Area)

AFTA adalah salah satu jenis organisasi perdagangan internasional, namun tidak seluas WTO cakupannya. Jika WTO mencakup seluruh dunia, dalam AFTA anggotanya dikhususkan bagi negara-negara yang ada di kawasan Asia Tenggara, yakni : Indonesia, Vietnam, Myanmar, Singapura, Malaysia, Kamboja, Brunei Darussalam, Laos dan Thailand. Organisasi ini dibentuk pada KTT ke IV di Singapura tahun 1992.

AFTA memiliki dua tujuan utama yakni :

  • Untuk meningkatkan daya saing ekonomi terutama dalam bidang perdagangan dalam upaya untuk menjadikan ASEAN sebagai basis produksi pasar dunia.
  • Untuk meningktkan perdagangan antar negara ASEAN dan dunia serta menarik para investor asing untuk menanmkan modalnya di kawasan ASEAN.

Akhir-akhir ini AFTA mengalami berbagai perkembangan salah satunya adalah adanya sebuah kesepakatan bersama untuk menghapuskan atau meniadakan biaya bea masuk impor barang. Adapun produk itu termasuk ke dalam produk General Exception. Produk yang dimaksud meliputi produk-produk yang secara permanen tidak perlu dimasukkan ke dalam CEPT AFTA dengan berbagai alasan yakni faktor keamanan, kesehatan bagi segala makhluk hidup serta untuk melestarikan berbagai macam objek-objek arkeologi dan budaya.

  1.  APEC

APEC merupakan organisasi yang berfokus pada kerjasama ekonomi di Asia Pasifik yang didirikan pada tahun 1989. Berbeda dengan organisasi perdagangan lain seperti WTO dan AFTA yang mengharuskan adanya sebuah perjanjian atau kesepakatan, namun dalam APEC yang ditekankan adalah komitmen dan sukarela dari para anggotanya. Keberadaan APEC bertujuan untuk menguatkan atau mengukuhkan pertumbuhan dan perkembangan ekonomi serta mempererat komunikasi dan interaksi negara-negara di Asia Pasifik. Selain itu APEC bisa juga disebut sebagai forum utama guna memfasilitasi kegiatan atau aktivitas perekonomian yang dilakukan dalam upaya pertumbuhan ekonomi, kerjasama, perdagangan dan investasi di kawasan Asia Pasifik. Pada dasarnya APEC merupakan salah satu organisasi perdagangan di kawasan Asia Pasifik guna untuk menjamin kemajuan dan perkembangan ekonomi guna meningkatkan daya saing ekonomi dengan negara di kawasan lain.

  1.  OPEC

 OPEC merupakan salah satu jenis organisasi perdagangan dunia yang berfokus pada ekspor minyak. OPEC berdiri atas inisiatif atau prakarsa dari lima negara produsen minyak terbesar di dunia yakni Irak, Iran, Kuwait, Arab, dan Venezuela tepatnya pada tanggal 14 September 1960 bertempat di Baghdad Irak. Saat itu kantor pusat dari OPEC terletak di Wina Austria.

OPEC memiliki beberapa tujuan antara lain :

  • Menyatukan kebijakan terhadap keberadaan minyak serta perdagangan minyak, agar terjadi kesinambungan dan sinergi antar pihak sehingga potensi minyak bisa dikembangkan dan menjadi alat pertumbuhan ekonomi bagi negara-negara yang bersangkutan.  
  • Memenuhi segala bentuk kebutuhan minyak bumi. Dimana hal ini menjadi tanggung jawab penuh yang hrus diemban oleh negara-negara yang terkait. Dimana mereka harus berupaya untuk selalu memenuhi kebutuhan akan minyak.
  • Menjaga stabilitas harga minyak dunia. Harga menjadi salah satu aspek penting dimana akan memberikan sumbangsih bagi kesejahteraan rakyat. Untuk itulah keberadaan OPEC ini diharapkan mampu menstabilkan harga dan menjaga harga minyak agar semua pihak diuntungkan.
  • Menerapkan berbagai kebijakan yang bertujuan untuk melindungi negara-negara anggota.

Pada dasarnya tugas OPEC adalah menjaga dan mempertahankan penawaran serta permintaan minyak di pasaran. Dengan menerapkan berbagai kebijakan yang ada seperti menentukan batas maksimal permintaan minyak dan lain sebagainya. Misalkan ketika terjadi kenaikan harga atau ada salah satu negara anggota yang kurang maksimal dalam memperoduksi, maka anggota lain diharapkan secara sukarela untuk meningkatkan produksi minyaknya. Dengan begitu keberadaan dan harga minyak akan tetap stabil.

  1. OECD (Organization for Economic Cooperation dab Development)

OECD merupakan salah satu organisasi yang bergerak dan menaungi segala bentuk upaya atau kegiatan yang bertujuan untuk kerjasama dan pegembangan perekonomian. OECD berdiri pada tahun 1948 dan dipimpin oleh seorang tokoh yang bernama Robert Marjolin. Dimana organisasi ini bertugas untuk menjalankan Marshal Plan pada saat rekontruksi Eropa setelah Peranf Dunia II, namun seiring berjalannya waktu tepatnya pada tahun 1961 anggota OECD bertambah dan sudah merambah negara-negara non Eropa. Jumlah anggota OECD kurang lebih terdiri dari 30 negara yang menerima prinsip-prinsip demokrasi dan ekonomi pasar bebas.

  1. NAFTA

NAFTA merupakan sebuah kesepakatan atau perjanjian perdagangan bebas. Yang menaungi negara-negara di bagian Amerika Utara. NAFTA bisa disebut sebagai sebuah organisasi yang terdiri dari negara-negara bagian Amerika Utara seperti Amerika Serikat, Kanada, Meksiko. Dalam sebuah piagam yang disetujui dan diresmikan oleh seluruh anggota NAFTA berisi tentang beberapa tugas yang harus dilaksanakan, antara lain hubungan perniagaan, komunikasi, kegiatan kebudayaan, kewarganegaraan, paspor dan visa, kegiatan sosial dan kegiatan yang berhubungan dengan kesehatan. Perlu anda ketahui bahwasannya markas NAFTA berada di Washington DC, Ottawa dan Mexico City. 

Strukturisasi dan Organisasi Bisnis Internasional

Struktur Organisasi Internasional

     Setiap level keterlibatan yang berbeda dalam bisnis internasional membutuhkan jenis struktur organisasi tertentu. Contoh, sebuah struktur yang mengkoordinasikan aktivitas eksportir bisa dianggap tidak cukup bagi aktivitas perusahaan multinasional.

Sentralisasi dan Desentralisasi
Sentralisasi adalah memusatkan seluruh wewenang kepada sejumlah kecil manajer atau yang berada di posisi puncak pada suatu struktur organisasi. Sentralisasi banyak digunakan pada pemerintahan lama di Indonesia sebelum adanya otonomi daerah.

Desentralisasi adalah pendelegasian wewenang dalam membuat keputusan dan kebijakan kepada manajer atau orang-orang yang berada pada level bawah dalam suatu struktur organisasi. Pada saat sekarang ini banyak perusahaan atau organisasi yang memilih serta menerapkan sistem desentralisasi karena dapat memperbaiki serta meningkatkan efektifitas dan produktifitas suatu organisasi.

Jenis Struktur Organisasi Multinational

  1. Divisi Fungsional  Sedunia

Anak-anak perusahaan diorganisasikan menurut jalur fungsional – manufatur, pemasaran dan keuangan. Area-area fungsional di anak perusahaan ini melapor langsung pada pasangan fungsional mereka di perusahaan induk. Dengan pengaturan ini, semua perencanaan startegis bagi MNC harus dilakukan pada tingkat eksekutif puncak di perusahaan induk, karena data yg mengintegrasikan seluruh operasi tak terdapat pada tingkat yg lebih tinggi Penggunaan Komputer di Pasar Internasional Perusahaan Multinasional. 

  1. Divisi Internasional 

Dalam struktur ini, anak-anak perusahaan diluar negeri melapor pada suatu divisi internasional MNC yg terpisah dari divisi induk. Untuk semua keperluan praktis, MNC ini sebenarnya dua organisasi terpisah – satu yang mendukung operasi domestik dan – satu yg mendukung anak-anak perusahaan. Penggunaan Komputer di Pasar Internasional Perusahaan Multinasional. Wilayah Geografis Dalam struktur ini, MNC membagi operasinya menjadi wilayah-wilayah dan tiap wilayah bertanggung jawab atas anak-anak perusahaan yg berlokasi dalam batasnya. Staff kantor pusat pada perusahaan induk biasanya sedikit, dan mengkoordinasikan arus informasi antara perusahaan induk dan anak perusahaan. Keurangan struktur ini adalah tak adanya komunikasi antar wilayah Penggunaan Komputer di Pasar Internasional Perusahaan Multinasional. 

  1. Divisi Produk Sedunia

Dalam struktur ini, perusahaan diorganisasikan menurut jalur divisi produk , dan tiap divisi bertanggung jawab atas operasi mereka sendiri diseluruh dunia. Keunggulannya, struktur ini memungkinkan MNC lebih mudah mengenali beragam kebutuhan produk dari berbagai anak perusahaan dan menyesuaikan lini produk menurut kebutuhan tersebut. Dtruktur organisasi ini menyediakan hubungan pelaporan yg berlainan antara perusahaan induk dan anak perusahaan Penggunaan Komputer di Pasar Internasional Perusahaan Multinasional.

Leave a comment