Posted in Uncategorized

5 Contoh Pemanfaatan Teknologi Informasi dalam Manajemen Kesehatan

Posted in Uncategorized

Perusahaan Indonesia Yang Berhasil Dalam Pasar Global

Yupi

Produk Yupi | Sumber: tokopedia.com
Produk Yupi | Sumber: tokopedia.com

PT Yupi Indo Jelly Gum, atau lebih dikenal dengan Yupi, adalah sebuah perusahaan manufaktur permen di Indonesia. Yupi memiliki pasar yang luas di seluruh dunia. Setelah bergabung dengan Trolli, salah satu produsen permen karet terbesar di Eropa, Yupi menjadi pemimpin pasar konfeksioneri di Indonesia dan Asia Tenggara sejak 1996.

Perusahaan dengan andalan Jelly Gum ini rupanya telah mengalami kesuksesan di pasar global.Yupi memproduksi banyak varian gummy jelly dalam berbagai bentuk yang unik dan menarik, mulai buah-buahan sampai dinosaurus. Berangkat dari kegelisahan akan tergerusnya produk asli Indonesia, perusahaan Yupi Indo Jelly Gum kemudian melakukan ekspansi dengan membawa merk aslinya. Berawal dari membuat paviliun kecil di Tiongkok yang tidak efektif, kemudian perusahaan ini lebih berupaya pada membangun citra merk melalui pameran-pameran dan membangun jaringan di Eropa yang lebih menguntungkan.

Produk Yupi saat ini terdiri atas empat model everyday business seperti Neon Worm, Baby Bears, Apple Ring, dan Novelties yang biasanya berbentuk makanan seperti pizza, hot dog, dan burger. Pada momen tertentu diluncurkan pula edisi fun season dan festive season . Gummy jelly yang diproduksi PT Yupi Indo Jelly Gum adalah permen unik yang terbuat dari gelatin sapi, gula, perasa dan pewarna makanan. . Salah satu keunggulan permen Yupi adalah bentuk dan rasanya yang unik sehingga banyak disukai anak-anak, dewasa, bahkan keluarga.
Hal ini yang menjadi salah satu kesuksesan Yupi di pasaran karena tidak hanya bermain di kemasan yang menarik, tetapi juga dalam rasa dan bentuk.

Yupi memiliki standar internasional tertinggi dan telah memiliki sertifikat halal untuk setiap produknya. Hingga saat ini Yupi sudah didistribusikan ke Asia, Amerika Utara, Australia, Eropa, dan Timur Tengah. Perusahaan yang berdiri pada 1996 ini berpusat di kawasan Gunung Putri, Cileungsi, Bogor, Jawa Barat. Pabrik dan kantor dibangun di atas lahan seluas 5 hektare di kawasan industri.

Yupi Indo Jelly Gum memiliki tim penelitian dan pengembangan produk sendiri agar mampu menghasilkan berbagai produk yang tepat, berkualitas, sesuai selera pasar, dengan bahan-bahan terbaik. Inovasi yang dilancarkan tentu mengikuti pula pangsa pasar yang ada. Sebagai pionir produsen gummy candy di Indonesia, Yupi Indo Jelly Gum juga telah menggunakan peralatan yang memenuhi standar internasional.

Yupi pun merupakan salah satu perusahaan permen yang telah memiliki kemampuan untuk memproduksi sendiri kemasan pembungkus permen gummy . Untuk memastikan bahwa produk yang dihasilkan oleh Yupi Indo Jelly Gum memenuhi keamanan pangan dan kesehatan, perusahaan telah menerapkan sistem Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP).

Ini merupakan salah satu bentuk manajemen risiko untuk menjamin keamanan pangan dengan pendekatan pencegahan (preventive ) agar dapat menghasilkan makanan yang terjamin aman bagi konsumen.

Dari awal pembuatan hingga pengemasan, perusahaan disiplin menerapkan high quality control agar standar kualitas terbaik tetap terjaga. Seluruhnya mengikuti standar Internasional Good Manufacturing Practices (GMP) sebagai penunjang penerapan sistem HACCP.

Kini setidaknya terdapat lebih dari 40 distributor Yupi di 40 negara. Strategi yang kini digunakan lebih pada menggunakan iklan di media, dengan nominal modal minimal mencapai US$ 1 juta disetiap kontrak iklannya.

Sumber : https://www.goodnewsfromindonesia.id/2018/01/29/inilah-20-perusahaan-indonesia-yang-berhasil-dalam-pasar-global

https://id.wikipedia.org/wiki/Yupi

https://nasional.sindonews.com/berita/1003199/149/yupi-bermain-di-kemasan-rasa-dan-bentuk

Posted in Uncategorized

Perusahaan yg bangkit dari kebangkrutan dengan dana pinjaman

 General Motors

Salah satu perusahaan mobil ternama buatan paman Sam yaitu General Motors juga pernah mengalami masa sulit dan kebangkrutan setelah mereka terkena imbas dari badai krisis keuangan yang melanda Amerika.

Mereka pun mengalami kebangkrutan selama kurang lebih 16 bulan. Mereka pun meminta bantuan finansial dan menggunakan strategi bisnis untuk kembali memulihkan perusahaan yang memiliki markas di Michigan dan akhirnya mampu kembali menuju bursa saham terbesar Wall Street.

Sumber : https://koinworks.com/blog/perusahaan-yang-gagal-namun-bangkit-kembali/

Posted in Bisnis, Uncategorized

Manajemen Produksi dan Manajemen Operasi

A. Manajemen Produksi

Manajemen produksi adalah bagian di bidang manajemen yang memiliki peran dalam mengkoordinasikan kegiatan untuk mencapai tujuan. Dalam kegiatan ini, harus membuat keputusan-keputusan yang berhubungan dengan usaha-usaha untuk mencapai tujuan agar barang dan jasa yang dihasilkan sesuai dengan yang direncanakan.

Terdapat 4 fungsi terpenting dalam fungsi produksi MenurutSofjan Assauri (2004 : 22), diantaranya :

  1. Proses pengolahan : metode atau teknik yang dipakai untuk pengolahan masukan (input).
  2. Jasa-jasa pendukung : menjadi sarana yang berupa pengorganisasian yang perlu untuk penetapan dan metode yang akan dijalankan agar proses pengolahan dapat dilaksanakan secara efektif dan efisien.
  3. Perencanaan : keterkaitan dan pengorganisasian dari kegiatan produksi yang dilakukan dalam suatu dasar waktu atau periode.
  4. Pengawasan : untuk menjamin terlaksananya kegiatan sesuai dengan yang telah direncanakan, sehingga tujuan untuk penggunaan dan pengolahan masukan (input) pada kenyataannya dapat dilaksanakan.

Tantangan Masa Depan Pada Manajemen Produksi

  1. Berpacu dengan Teknologi Baru

Setiap tahun, selalu ada teknologi baru yang bermunculan, yang meliputi IoT, robot, dan perangkat lunak manufaktur. Produsen harus bisa beradaptasi dengan perubahan apapun, termasuk teknologi, untuk dapat bersaing di industri manufaktur yang kompetitif. Akan tetapi, produsen sebaiknya tidak gegabah ketika memutuskan untuk mengimplementasikan solusi otomatis di pabrik mereka. Produsen juga perlu mempertimbangkan anggaran perusahaan untuk menentukan apakah perusahaan siap untuk berinvestasi pada teknologi yang diinginkan, baik itu perangkat lunak seperti ERP maupun perangkat keras seperti robot.

2. Mengelola Prospek Penjualan

Kesalahan yang paling sering dilakukan oleh produsen yakni memperlakukan prospek dengan cara yang sama. Padahal setiap prospek harus diperlakukan secara khusus, karena mereka memiliki karakter, preferensi, dan kebutuhan yang berbeda. Produsen juga sering kesulitan mengidentifikasi prospek berpotensi sehingga mereka sering berfokus pada peluang-peluang yang tidak menjanjikan dan lupa melakukan follow up dengan prospek yang memiliki potensi tinggi menjadi pelanggan baru.

3. Kekurangan Tenaga Kerja yang Berkualitas

Meskipun otomasi dan robot dapat membantu mengisi kesenjangan tenaga kerja, kemampuan manusia akan tetap diperlukan untuk menganalisis dan menyelesaikan masalah serta mengelola produksi. Masalahnya, saat ini pekerja manufaktur yang berkualitas dari generasi baby boomers sudah mulai meninggalkan pekerjaan mereka dan industri manufaktur memiliki kebutuhan yang sangat tinggi untuk tenaga kerja.

4. Memprediksi Permintaan untuk Produk

Saat ini, masih banyak produsen di Indonesia yang kesulitan memprediksi permintaan pelanggan di masa mendatang. Masalah utamanya yakni mereka tidak memiliki alat pelaporan canggih yang memungkinkan mereka untuk memperkirakan berapa banyak yang harus mereka jual di beberapa bulan ke depan atau tahun selanjutnya. Akibatnya, barang yang diproduksi tidak sesuai dengan yang diminta oleh pelanggan.

5. Meningkatkan Efisiensi di Pabrik

Mencari cara efektif untuk mengurangi biaya dan meningkatkan efisiensi. Salah satu cara yang paling efektif untuk mengoptimalkan efisiensi di pabrik manufaktur adalah dengan memodernisasi proses dan mensistemasi alur kerja. Produsen perlu mengurangi pekerjaan-pekerjaan yang membuang banyak waktu dan tenaga, mengurangi pembuangan material, mengoptimalkan penggunaan peralatan produksi dengan meminimalkan kerusakan,  dan menyederhanakan rantai pasokan. Sistem Enterprise Resource Planning (ERP) dapat memfasilitasi semua itu sehingga membantu produsen mencapai efisiensi yang optimal.

B. Manajemen Operasi

Manajemen Operasional dapat diartikan sebagai rangkaian kegiatan atau aktifitas yang menciptakan nilai produk baik berupa barang maupun jasa melalui proses transformasi input menjadi output.  

Manajemen Operasi adalah studi tentang pengambilan keputusan dalam fungsi, sistem operasi dan tanggung jawab untuk memproduksi barang dan jasa dalam organisasi.

Untuk menciptakan barang dan jasa (produk), semua organisasi bisnis (perusahaan) paling tidak menjalankan 3 fungsi utama yaitu: 

  1. Fungsi Pemasaran ( Marketing Function ) yang berhubungan dengan pasar untuk dapat menciptakan permintaan dan pada akhirnya menyampaikan produk yang dihasilkan ke pasar.
  2. Fungsi Keuangan ( Finance Function ) yang mengelola berbagai urusan keuangan didalam perusahaan maupun perusahaan dangan fihak luar perusahaan. 
  3. Fungsi Produksi atau Operasi ( Operation Function ) berkaitan dengan penciptaan barang dan jasa yang dihasilkan perusahaan

Tantangan Masa Depan Pada Manajemen Operasi

  1. Luasnya cakupan tanggung jawab

Umumnya, Manajer Operasional bertanggung jawab mengawasi seluruh departemen di perusahaan, mulai dari Keuangan, HR, Pemasaran, Logistik, bahkan hingga IT. Jika ada departemen yang mengalami kesulitan, terutama terkait manajemen proyek, maka Manajer Operasional yang akan dihubungi pertama kali. Banyaknya departemen yang harus di-handle membuat cakupan tanggung jawab Manajer Operasional begitu banyak dan membuat Manajer Operasional kewalahan. Terlebih jika terdapat bentrokan kepentingan antardepartemen. Hal tersebut dapat berdampak pada efisiensi dan produktivitas perusahaan.

2. Harus meningkatkan kualitas proses operasional

Ketika Anda harus menangani belasan, ratusan, bahkan ribuan lokasi secara bersamaan, tentunya akan sulit atau bahkan mustahil untuk mengetahui apa yang terjadi di setiap toko, unit atau lokasi – Apakah brand dipresentasikan dengan tepat, apakah protokol keamanan dan kebersihan diikuti dengan benar, apakah ada masalah yang mendesak untuk diselesaikan. Di perusahaan mana pun, human error pasti terjadi. Baik dalam skala kecil maupun besar, hal tersebut pasti memberikan dampak buruk terhadap perusahaan.

Salah satu cara untuk mengatasi tantangan Manajer Operasional tersebut adalah dengan menggunakan teknologi. Teknologi memungkinkan karyawan untuk meningkatkan kualitas proses operasional melalui sistem yang runtut dan rapi, serta memungkinkan Anda untuk mendapatkan visibilitas atas setiap operasi dan isu di masing-masing cabang perusahaan.

Apalagi saat ini sudah ada teknologi software seperti Nimbly yang mampu mentransformasi proses operasi manual menjadi informasi yang bersifat real-time dan mudah untuk diaplikasikan (actionable). Setiap checklist yang Anda masukkan, akan diolah menjadi data digital. Anda bisa memanfatakan data tersebut sebagai bahan acuan untuk mengambil keputusan bisnis yang akurat dan tepat.

3. Terlalu banyak laporan yang harus dikerjakan

Salah satu tugas utama sekaligus tantangan Manajer Operasional adalah menyusun banyak laporan perusahaan, mulai dari laporan data performance hingga kompilasi data keuangan. Biasanya, tantangan akan muncul jika perusahaan tidak menyimpan data yang up-to-dateAlhasil, Manajer Operasional harus melakukan kroscek dan konfirmasi ke banyak pihak untuk memastikan bahwa data yang akan digunakan benar-benar akurat dam sesuai kondisi di lapangan. 

4. Kesulitan menemukan SDM yang tepat

Manajer Operasional tentu tidak bekerja sendiri. Anda pasti membutuhkan anggota tim yang mumpuni dan mampu membantu Anda menghadapi setiap tantangan di perusahaan. Masalahnya, menemukan anggota tim yang memiliki performa baik tidaklah mudah. Bukan hanya masalah skill, tapi juga kecocokan secara personal. Ditambah lagi upah minimum dan tingkat turnoverdi industri kian meningkat. Hal ini memberi tekanan pada margin perusahaan dan memaksa Departemen Operasional untuk mengandalkan staf yang kurang berpengalaman.

Posted in Uncategorized

Gaya Kepemimpinan

Gaya kepemimpinan adalah cara atau pendekatan yang dilakukan oleh pemimpin kepada bawahannya agar bawahannya ingin melakukan rencana-rencana yang di susun oleh pemimpinnya. Berikut adalah beberapa macam gaya kepemimpinan :

  1. Gaya Kepemimpinan Otokrasi

Mendeskripsikan pemimpin yang cenderung memusatkan kekuasaan kepada dirinya sendiri, mendikte bagaimana tugas harus diselesaikan, membuat keputusan secara sepihak, dan membatasi inisiatif maupun daya pikir  tidak diberi kesempatan untuk mengeluarkan pendapat mereka. Segala pembagian tugas dan tanggung jawab dipegang oleh si pemimpin yang otoriter tersebut, sedangkan para bawahan hanya melaksanakan tugas yang telah diberikan.

Ferdinand Marcos

Ferdinand Edralin Marcos lahir di Sarrat, Ilocos Norte, Filipina, pada 11 September 1917. Ia merupakan Presiden Philipinan ke-10. Kepemimpinannya dimuladi pada tanggal 30 Desember 1965 sampai 25 Februari. “People Power Revolution” mendesak ia untuk turun dari jabatannya. Hal ini karena rakyat sudah tak tahan lagi dengan gaya kepemimpinannya yang diktator, otoriter, dan syarat dengan berbagai kecurangan. ia dianggap sebagai pemimpin yang korup dan melakukan pelanggaran Ham Aksasi Manusia. Pemerhati HAM menyatakan Presiden ini bertanggung jawab atas kehilangan 759 orang, 3.257 pembunuhan, 35.000 penyiksaan dan 70.000 penahanan. Saking berkuasanya dia bisa meletakan istrinya menjadi Menteri Pemukiman (1972-1986). Setelah terjadinya “People Power Revolution”, Marcos dan istrinya, Imelda Marcos, kabur ke Hawai, dan dia meninggal dunia di tempat pelariannya pada tanggal 28 September 1989 akibat penyakit ginjal, jantung, dan paru-paru.

2. Gaya Kepemimpinan Partisipatif

Gaya memimpin dengan menggunakan pendekatan yang menggugah perasaan, pikiran, atau dengan kata lain dengan melakukan ajakan atau bujukan.

Bill Gates 

Microsoft adalah salah satu perusahaan teknologi yang bisa dikatakan sukses hingga saat ini. Salah satu pendorongnya adalah kehadiran Bill Gates. Pendiri sekaligus orang yang pernah menjabat langsung sebagai CEO Microsoft.

Bill Gates dilihat dan dinilai memiliki gaya kepemimpinan yang partisipatif. Bill disebut sering mendengarkan usulan-usulan dari para pekerja, karyawan yang memiliki status sebagai bawahannya untuk mengembangkan perusahaan yang dipimpinnya.

Hal ini terjadi karena Bill Gates mengerti untuk memajukan bisnis perusahaan teknologinya diperlukan berbagai macam adaptasi yang disebabkan oleh bergagai macam faktor perubahan-perubahan di lingkungan sebelu melangkah menuju sukses.

Melalui gaya kepemimpinan seperti ini Bill Gates mampu membawa Microsoft mengembangkan perusahaan serta memaksimalkan kemampuan dari para anggota perusahaannya dengan maksimal agar tujuan bisnis perusahaan dapat berjalan dengan sukses

3. Gaya Kepemimpinan Kewirausahaan

Sebuah kemampuan seorang pemimpin untuk mengorganisir sekelompok orang yang bekerja dalam organisasinya untuk mencapai tujuan bersama dalam organisasi dengan menggunakan pendekatan perilaku proaktif kewirausahaan dengan pendekatan mengoptimalkan resiko, berinovasi untuk memanfaatkan peluang, mengambil tanggung jawab pribadi dan mengelolah perubahan dalam lingkungan organisasi yang dinamis untuk kepentingan organisasi.

Sandiaga Uno

Sandiaga Uno adalah pengusaha dan politikus Indonesia. Ia memulai usahanya setelah sempat menjadi seorang pengangguran ketika perusahaan yang mempekerjakannya bangkrut.Ia banting setir untuk bangkit dari nol, menjalani awal kariernya menjadi seorang pengusaha.Bersama rekannya, ia mendirikan sebuah perusahaan di bidang keuangan, PT Saratoga Advisor.

Sumber :

https://www.cekaja.com/info/tipe-kepemimpianan-teknologi-sukses/

https://helmanilaadi.wordpress.com/tag/8-pemimpin-yang-otoriter/

http://nugraha0215.blogspot.com/2013/09/kepemimpinan-dalam-kewirausahaan.html

Posted in Bisnis, Uncategorized

Pengetahuan Bisnis

Pembuatan Legal Dokumen sebelum adanya OSS  

1. Pengecekan Nama

Proses ini akan mengkonfirmasi apakah nama yang diajukan ke notaris bisa digunakan atau harus menggunakan nama baru untuk diajukan kembali.

2. Pembuatan Draft Akta

Notaris membuat draft Akta atas nama PT yang sudah disetujui. Anda akan mendapatkan draft awal untuk direvisi sebelum proses tanda tangan Akta di hadapan notaris.

3. Tanda Tangan

Setelah draft akta sudah direvisi, maka Akta akan ditandatangani oleh pemilik saham perusahaan di hadapan notaris.

4. Pengesahan di Kementrian Hukum dan HAM

Notaris akan mengurus pengesahan atas Akta yang baru ditandatangani untuk disahkan di Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia. Pengesahan akan menghasilkan dokumen yang disebut SK Kemenkumham. Tanpa dokumen ini, maka Akta tidak akan dianggap sah secara hukum. Setiap perubahan yang dilakukan di Akta memerlukan SK yang baru untuk mengesahkan perubahan yang dibuat. Akta berlaku seumur hidup, namun masa berlaku pengurus perusahaan hanya berlaku maksimal 5 tahun. Hal ini membutuhkan Akta untuk diperbaharui dan disahkan ulang minimal setiap 5 tahun.

5. Pengajuan Surat Keterangan Domisili Perusahaan(SKDP) Sementara

SKDP adalah surat yang menerangkan lokasi domisili dari suatu perusahaan yang berfugsi sebagai syarat pengajuan NPWP Perusahaan. Biasanya surat ini dibuat di Kelurahan setempat dimana alamat perusahaan ditulis. Surat ini berlaku selama 1 bulan setelah surat ini dikeluarkan.

6. Pengajuan NPWP (Nomor Pokok Wajib Perusahaan) Perusahaan

NPWP Perusahaan dibuat sebagai sarana administrasi perpajakan perusahaan. NPWP biasanya diurus oleh KPP (Kantor Pelayanan Pajak). Kebanyakan daerah KPP mensyaratkan adanya SKDP Sementara sebagai persyaratan. Namun ada beberapa daerah dimana NPWP bisa langsung diajukan setelah Akta sudah disahkan oleh Kemenkumham. NPWP Perusahaan berlaku seumur hidup kecuali jika ada perpindahan domisili perusahaan.

7. Pengajuan SKDP Perpanjangan

SKDP Perpanjangan diajukan setelah NPWP Perusahaan sudah diberikan oleh KPP. Masa berlaku SKDP Perpanjangan adalah 1 tahun untuk domisili virtual office. Namun untuk domisili fisik seperti ruang kantor berlaku 5 tahun.

8. Pengajuan SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan)

SIUP atau Surat Izin Usaha Perdagangan adalah dokumen perizinan yang melegalkan suatu perusahaan untuk melakukan kegiatan perdagangan. Biasanya SIUP berisi 3 bidang usaha utama sesuai klasifikasi KBLI yang dijalankan Perusahaan tersebut. Bidang Usaha yang tidak tercantum di dalam SIUP masih bisa dijalankan oleh si Perusahaan selama bidang Usaha tersebut masih tercantum di Akta Perusahaan.

9. Pengajuan TDP (Tanda Daftar Perusahaan)

Tanda Daftar Perusahaan adalah salah satu bukti bahwa Perusahaan telah melakukan wajib daftar perusahaan. Sebagian daerah di DKI bisa mendaftarkan SIUP dan TDP secara paralel. TDP biasanya diisi oleh satu bidang usaha yang paling utama di SIUP.

1. Pembuatan Akta dan Pendirian CV

Akta ini dibuat dan ditandatangani oleh notaris.

2. Pembuatan Surat
Keterangan Domisili Perusahaan

Surat ini diajukan ke kelurahan setempat, sebagai bukti keterangan
alamat perusahaan.

3. Pembuatan Nomor
Pokok Wajib Pajak (NPWP)

Permohonan pendaftaran wajib pajak badan usaha diajukan ke Kantor
Pelayanan Pajak (KPP) sesuai dengan domisili perusahaan. Selain mendapat kartu
NPWP, nanti juga akan mendapat surat keterangan terdaftar sebagai wajib pajak.

4. Pembuatan Surat
Ijin Usaha Perdagangan (SIUP)

Permohonan diajukan ke Dinas Perdagangan Kota/Kabupaten untuk golongan
SIUP menengah dan kecil. Sedangkan SIUP besar diajukan ke Dinas Perdagangan
Propinsi 

5. Pembuatan Tanda
Daftar Perusahaan (TDP)

Pendaftaran dilakukan ke Dinas Perdagangan yang berada di
Kota/Kabupatcn domisili perusahaan.

Pembuatan Legal Dokumen sesudah adanya OSS  

 

1. Pengecekan Nama

Anda harus menyediakan opsi nama untuk dicek oleh notaris. Proses ini akan mengkonfirmasi apakah nama yang diajukan bisa digunakan atau harus menggunakan nama baru untuk diajukan kembali.

2. Pembuatan Draft Akta

Setelah Nama sudah dinyatakan bisa digunakan, notaris akan membuat draft Akta atas nama PT yang sudah disetujui. Anda akan mendapatkan draft awal untuk direvisi sebelum proses tanda tangan Akta di hadapan notaris.

3. Tanda Tangan

Setelah draft akta sudah direvisi, maka Akta akan ditandatangani oleh pemilik saham perusahaan di hadapan notaris. Normalnya setiap pemegang saham diwajibkan untuk ikut dan menandatangani Akta. Jika Pengurus perusahaan bukan pemegang saham, tidak perlu untuk hadir di bagian ini.

4. Pengesahan di Kementrian Hukum dan HAM

Notaris akan mengurus pengesahan atas Akta yang baru ditandatangani untuk disahkan di Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia. Pengesahan akan menghasilkan dokumen yang disebut SK Kemenkumham. Tanpa dokumen ini, maka Akta tidak akan dianggap sah secara hukum. Setiap perubahan yang dilakukan di Akta memerlukan SK yang baru untuk mengesahkan perubahan yang dibuat. Akta berlaku seumur hidup, namun masa berlaku pengurus perusahaan hanya berlaku maksimal 5 tahun. Hal ini membutuhkan Akta untuk diperbaharui dan disahkan ulang minimal setiap 5 tahun.

5. Buka website OSS

https://oss.go.id/portal/

6. Registrasi User OSS

Pendaftaran User akses OSS menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) e-KTP untuk WNI atau Passport untuk WNA.

7. Registrasi Legalitas

Pendaftaran Legalitas Pendirian Badan Hukum / Usaha Non Perseorangan. Dapat berupa Akta dari Kemenkumham ataupun Surat Keputusan dari Pemerintah.

8. Proses NIB

Melengkapi data yang belum ada pada data Legalitas untuk penerbitan Nomor Induk Berusaha/NIB.

9. Perizinan Berusaha

Mendaftarkan Kegiatan Usaha / project , dan diterbitkan Izin Usaha beserta izin-izin sarana prasarana ( lokasi , lingkungan dan bangunan ) berdasarkan komitmen.

10. Perizinan Komersial dan Operasional

Menentukan izin-izin komersial operasional dalam menjalankan operasional usahanya, berdasarkan komitmen.

11. Pengajuan Fasilitas

Pengajuan Fasilitas berupa Tax Holiday , Tax Allowance, Pembebasan Bea Masuk dan fasilitas lainnya kepada pelaku usaha yang eligible mendapatkan fasilitas.

12. Pencabutan

Penutupan usaha baik penutupan sebagian usaha atau disebut Non Likuidasi, maupun penutupan semua usaha atau disebut Likuidasi.

Posted in Bisnis, Uncategorized

Pengetahuan Bisnis

Level Keterlibatan Bisnis Internasional

Setelah memutuskan untuk melakukan go internasional suatu perusahaan harus memutuskan level keterlibatannya dalam Bisnis Internasional.

Ada beberapa level yang dijadikan pilihan perusahaan dalam keterlibatan bisnis internasionalnya yaitu: 

  1. Eksportir dan Importir

Eksportir adalah perusahaan yang mendistribusikan dan menjual produk- produk kepada satu atau lebih negara asing sedangkan importir membeli produk-produk di pasar luar negeri dengan tujuan dijual kembali di negaranya. Kedua jenis perusahaan ini merupakan level keterlibatan terendah dalam operasi internasional. 

  1. Perusahaan Internasional

Setelah perusahaan mendapat pengalaman dan berhasil sebagai eksportir dan importir, mereka dapat berpindah ke level keterlibatan berikutnya sebagai perusahaan internasional. Perusahaan ini menjalankan sebagian besar bisnisnya di negara-negara asing. Beberapa dari mereka juga menjalankan fasilitas manufaktur di luar negeri. Meskipun cukup berpengaruh pada ekonomi global, perusahaan internasional pada dasarnya tetap merupakan perusahaan domestik yang beroperasi secara internasional, sehingga perhatian utamanya adalah pasar domestik di negaranya sendiri. Contoh perusahaan ini adalah Wal-Mart, BMW dan Toys “R” Us. 

  1. Perusahaan Multinasional

Perusahaan Multinasional merupakan level keterlibatan tertinggi yang dapat dipilih perusahaan. Perusahaan multinasional merancang, memproduksi dan memasarkan produk-produk di banyak negara. Contoh perusahaan multinasional adallah IBM , Nestle , Ford , ExxonMobil.

Organisasi dalam Lingkup Perdagangan Dunia Internasional

Siapa yang tidak tahu mengenai organisasi, organisasi merupakan suatu wadah yang menaungi segala aktivitas di bidang tertentu. Di dalamnya terdapat beberapa anggota dan pengurus untuk mengatur jalannya kegiatan tersebut. Organisasi bukan hanya dimiliki oleh pendidikan atau politik, ekonomipun juga memiliki organisasi yang menaunginya.

Dalam ekonomi salah satu organisasinya adalah organisasi perdagangan internasional, dimana badan ini menjadi wadah bagi seluruh aktivitas perdagangan dunia.

Ada beberapa organisasi dalam lingkup perdagangan internasional, antara lain :

  1. WTO (World Trade Organization)

WTO merupakan badan atau organisasi perdagangan dunia yang mengawasi segala bentuk aktivitas perdagangan di dunia internasional. WTO didirikan pada tanggal 1 Januari 1995 sebagai ganti dari GATT. WTO merupakan salah satu subjek hukum dan status resmi bagi para anggotanya, dengan itulah mereka bisa melakukan perdagangan dengan skala internasional. Maksud dan tujuan didirikannya badan atau organisasi WTO adalah untuk menciptakan kesejahteraan bagi para anggotanya melalui perdagangan internasional yang lebih bebas. WTO memiliki beberapa fungsi, antara lain :

  • Menyetujui segala bentuk perputaran barang dan jasa baik dalam lingkup kerjasama multilateral dan plurilateral, serta bertugas untuk mengawasi pelaksanaan komitmen akses yang ada di pasar baik di bidang tarif dan non tarif.
  • Mengawasi segala praktek perdagangan internasional secara regional dan meninjau kebijaksanaan perdagangan negara atau anggotanya melalui prosedur notifikasi.
  • Sebagai forum tempat penyelesaian berbagai macam jenis sengketa dan menyediakan mekanisme konsiliasi dengan tujuan untuk mengatasi sengketa perdagangan yang timbul.
  • Menyediakan berbagai macam bantuan teknis yang dibutuhkan oleh para anggotanya, termasuk bagi negara yang sedang berkembang.
  • Mengurangi segala bentuk hambatan perdagangan dunia dengan melakukan program perundingan pertukaran profesi di bidang perdagangan secara terus-menerus.
  1. AFTA (ASEAN Free Trade Area)

AFTA adalah salah satu jenis organisasi perdagangan internasional, namun tidak seluas WTO cakupannya. Jika WTO mencakup seluruh dunia, dalam AFTA anggotanya dikhususkan bagi negara-negara yang ada di kawasan Asia Tenggara, yakni : Indonesia, Vietnam, Myanmar, Singapura, Malaysia, Kamboja, Brunei Darussalam, Laos dan Thailand. Organisasi ini dibentuk pada KTT ke IV di Singapura tahun 1992.

AFTA memiliki dua tujuan utama yakni :

  • Untuk meningkatkan daya saing ekonomi terutama dalam bidang perdagangan dalam upaya untuk menjadikan ASEAN sebagai basis produksi pasar dunia.
  • Untuk meningktkan perdagangan antar negara ASEAN dan dunia serta menarik para investor asing untuk menanmkan modalnya di kawasan ASEAN.

Akhir-akhir ini AFTA mengalami berbagai perkembangan salah satunya adalah adanya sebuah kesepakatan bersama untuk menghapuskan atau meniadakan biaya bea masuk impor barang. Adapun produk itu termasuk ke dalam produk General Exception. Produk yang dimaksud meliputi produk-produk yang secara permanen tidak perlu dimasukkan ke dalam CEPT AFTA dengan berbagai alasan yakni faktor keamanan, kesehatan bagi segala makhluk hidup serta untuk melestarikan berbagai macam objek-objek arkeologi dan budaya.

  1.  APEC

APEC merupakan organisasi yang berfokus pada kerjasama ekonomi di Asia Pasifik yang didirikan pada tahun 1989. Berbeda dengan organisasi perdagangan lain seperti WTO dan AFTA yang mengharuskan adanya sebuah perjanjian atau kesepakatan, namun dalam APEC yang ditekankan adalah komitmen dan sukarela dari para anggotanya. Keberadaan APEC bertujuan untuk menguatkan atau mengukuhkan pertumbuhan dan perkembangan ekonomi serta mempererat komunikasi dan interaksi negara-negara di Asia Pasifik. Selain itu APEC bisa juga disebut sebagai forum utama guna memfasilitasi kegiatan atau aktivitas perekonomian yang dilakukan dalam upaya pertumbuhan ekonomi, kerjasama, perdagangan dan investasi di kawasan Asia Pasifik. Pada dasarnya APEC merupakan salah satu organisasi perdagangan di kawasan Asia Pasifik guna untuk menjamin kemajuan dan perkembangan ekonomi guna meningkatkan daya saing ekonomi dengan negara di kawasan lain.

  1.  OPEC

 OPEC merupakan salah satu jenis organisasi perdagangan dunia yang berfokus pada ekspor minyak. OPEC berdiri atas inisiatif atau prakarsa dari lima negara produsen minyak terbesar di dunia yakni Irak, Iran, Kuwait, Arab, dan Venezuela tepatnya pada tanggal 14 September 1960 bertempat di Baghdad Irak. Saat itu kantor pusat dari OPEC terletak di Wina Austria.

OPEC memiliki beberapa tujuan antara lain :

  • Menyatukan kebijakan terhadap keberadaan minyak serta perdagangan minyak, agar terjadi kesinambungan dan sinergi antar pihak sehingga potensi minyak bisa dikembangkan dan menjadi alat pertumbuhan ekonomi bagi negara-negara yang bersangkutan.  
  • Memenuhi segala bentuk kebutuhan minyak bumi. Dimana hal ini menjadi tanggung jawab penuh yang hrus diemban oleh negara-negara yang terkait. Dimana mereka harus berupaya untuk selalu memenuhi kebutuhan akan minyak.
  • Menjaga stabilitas harga minyak dunia. Harga menjadi salah satu aspek penting dimana akan memberikan sumbangsih bagi kesejahteraan rakyat. Untuk itulah keberadaan OPEC ini diharapkan mampu menstabilkan harga dan menjaga harga minyak agar semua pihak diuntungkan.
  • Menerapkan berbagai kebijakan yang bertujuan untuk melindungi negara-negara anggota.

Pada dasarnya tugas OPEC adalah menjaga dan mempertahankan penawaran serta permintaan minyak di pasaran. Dengan menerapkan berbagai kebijakan yang ada seperti menentukan batas maksimal permintaan minyak dan lain sebagainya. Misalkan ketika terjadi kenaikan harga atau ada salah satu negara anggota yang kurang maksimal dalam memperoduksi, maka anggota lain diharapkan secara sukarela untuk meningkatkan produksi minyaknya. Dengan begitu keberadaan dan harga minyak akan tetap stabil.

  1. OECD (Organization for Economic Cooperation dab Development)

OECD merupakan salah satu organisasi yang bergerak dan menaungi segala bentuk upaya atau kegiatan yang bertujuan untuk kerjasama dan pegembangan perekonomian. OECD berdiri pada tahun 1948 dan dipimpin oleh seorang tokoh yang bernama Robert Marjolin. Dimana organisasi ini bertugas untuk menjalankan Marshal Plan pada saat rekontruksi Eropa setelah Peranf Dunia II, namun seiring berjalannya waktu tepatnya pada tahun 1961 anggota OECD bertambah dan sudah merambah negara-negara non Eropa. Jumlah anggota OECD kurang lebih terdiri dari 30 negara yang menerima prinsip-prinsip demokrasi dan ekonomi pasar bebas.

  1. NAFTA

NAFTA merupakan sebuah kesepakatan atau perjanjian perdagangan bebas. Yang menaungi negara-negara di bagian Amerika Utara. NAFTA bisa disebut sebagai sebuah organisasi yang terdiri dari negara-negara bagian Amerika Utara seperti Amerika Serikat, Kanada, Meksiko. Dalam sebuah piagam yang disetujui dan diresmikan oleh seluruh anggota NAFTA berisi tentang beberapa tugas yang harus dilaksanakan, antara lain hubungan perniagaan, komunikasi, kegiatan kebudayaan, kewarganegaraan, paspor dan visa, kegiatan sosial dan kegiatan yang berhubungan dengan kesehatan. Perlu anda ketahui bahwasannya markas NAFTA berada di Washington DC, Ottawa dan Mexico City. 

Strukturisasi dan Organisasi Bisnis Internasional

Struktur Organisasi Internasional

     Setiap level keterlibatan yang berbeda dalam bisnis internasional membutuhkan jenis struktur organisasi tertentu. Contoh, sebuah struktur yang mengkoordinasikan aktivitas eksportir bisa dianggap tidak cukup bagi aktivitas perusahaan multinasional.

Sentralisasi dan Desentralisasi
Sentralisasi adalah memusatkan seluruh wewenang kepada sejumlah kecil manajer atau yang berada di posisi puncak pada suatu struktur organisasi. Sentralisasi banyak digunakan pada pemerintahan lama di Indonesia sebelum adanya otonomi daerah.

Desentralisasi adalah pendelegasian wewenang dalam membuat keputusan dan kebijakan kepada manajer atau orang-orang yang berada pada level bawah dalam suatu struktur organisasi. Pada saat sekarang ini banyak perusahaan atau organisasi yang memilih serta menerapkan sistem desentralisasi karena dapat memperbaiki serta meningkatkan efektifitas dan produktifitas suatu organisasi.

Jenis Struktur Organisasi Multinational

  1. Divisi Fungsional  Sedunia

Anak-anak perusahaan diorganisasikan menurut jalur fungsional – manufatur, pemasaran dan keuangan. Area-area fungsional di anak perusahaan ini melapor langsung pada pasangan fungsional mereka di perusahaan induk. Dengan pengaturan ini, semua perencanaan startegis bagi MNC harus dilakukan pada tingkat eksekutif puncak di perusahaan induk, karena data yg mengintegrasikan seluruh operasi tak terdapat pada tingkat yg lebih tinggi Penggunaan Komputer di Pasar Internasional Perusahaan Multinasional. 

  1. Divisi Internasional 

Dalam struktur ini, anak-anak perusahaan diluar negeri melapor pada suatu divisi internasional MNC yg terpisah dari divisi induk. Untuk semua keperluan praktis, MNC ini sebenarnya dua organisasi terpisah – satu yang mendukung operasi domestik dan – satu yg mendukung anak-anak perusahaan. Penggunaan Komputer di Pasar Internasional Perusahaan Multinasional. Wilayah Geografis Dalam struktur ini, MNC membagi operasinya menjadi wilayah-wilayah dan tiap wilayah bertanggung jawab atas anak-anak perusahaan yg berlokasi dalam batasnya. Staff kantor pusat pada perusahaan induk biasanya sedikit, dan mengkoordinasikan arus informasi antara perusahaan induk dan anak perusahaan. Keurangan struktur ini adalah tak adanya komunikasi antar wilayah Penggunaan Komputer di Pasar Internasional Perusahaan Multinasional. 

  1. Divisi Produk Sedunia

Dalam struktur ini, perusahaan diorganisasikan menurut jalur divisi produk , dan tiap divisi bertanggung jawab atas operasi mereka sendiri diseluruh dunia. Keunggulannya, struktur ini memungkinkan MNC lebih mudah mengenali beragam kebutuhan produk dari berbagai anak perusahaan dan menyesuaikan lini produk menurut kebutuhan tersebut. Dtruktur organisasi ini menyediakan hubungan pelaporan yg berlainan antara perusahaan induk dan anak perusahaan Penggunaan Komputer di Pasar Internasional Perusahaan Multinasional.